Rabu, 01 Mei 2013

ANUGERAH NIL

Salah satu sumbangan dari Sungai Nil adalah kemampuannya dalam menghasilkan tanah-tanah yang subur, sebagai hasil dari sedimentasi di sepanjang daerah aliran sungainya. Dengan adanya tanah subur ini, penduduk Mesir mengembangkan pertanian dan kehidupan ekonomi, yang sangat bergantung pada anugerah dari Sungai Nil.

Orang Yunani kuno dan penulis Herodotus menamakan negeri ini dengan nama anugerah Nil. Negeri ini sejak dulu dikenal dengan nama negeri Firaun, tempat Musa dilahirkan, dan lain sebagainya. Hal ini dibuktikan dengan sejumlah penemuan arkeologis berkaitan dengan kisah Musa dan Firaun, serta peninggalan raja-raja di Mesir.



Sungai Nil mengairi wilayah Mesir seluas 20 km persegi. Orang Mesir sebagian besar mengandalkan hidup dari pertanian di lahan subur dari Sungai Nil, setelah dibangunnya bendungan Aswan pada tahun 1970.

Data statistik menyebutkan, sekitar 35 persen penduduk Mesir terdiri atas para petani dan peternak hewan. Mereka melakukan kegiatan ini sejak zaman Firaun. Hasil pertanian di lembah Nil, antara lain tebu, kapas, tomat, bawang, dan kurma. Mesir merupakan pengekspor kurma terbesar nomor dua dan pengekspor kapas nomor lima di dunia.

Pertanian rakyat Mesir makin subur dengan dibangunnya bendungan Aswan. Tanpa adanya bendungan tersebut, sebagian wilayah Mesir akan mengalami banjir akibat meluapnya Sungai Nil.



Banjir yang biasanya terjadi di Mesir, membawa banyak nutrisi dan mineral yang membuat tanah di sekitar Sungai Nil menjadi subur dan ideal menjadi tanah pertanian. Namun di sisi lain, banjirnya Sungai Nil dapat membuat masalah bagi rakyat Mesir, karena lahan pertanian yang siap panen akan menjadi rusak.

Dengan terus berkembangnya penduduk mesir, untuk mengontrol air dan melindungi lahan pertanian dari kerusakan akibat banjir, Pemerintah Mesir membangun bendungan Aswan. Bendungan ini kemudian dimanfaatkan Pemerintah Mesir untuk membuat tenaga listrik, sekaligus menyediakan air irigasi untuk lahan pertanian.

Catatan kuno menyebutkan, sebelum dibangun bendungan Aswan, Sungai Nil mengalir ke tujuh daerah dari timur hingga barat, yakni Pelusiac, Tanitic, Mendesian, Phatnitic, Sebennytic, Bolbitine, dan Canopic.

Namun, sejak dibangunnya bendungan Aswan, Sungai Nil kini mengairi dua cabang utama, yakni The Damietta (berhubungan dengan Phatnitic) di sebelah timur dan Rosetta (berhubungan dengan Bolbitinic) di bagian barat Sungai Nil. Batu Rosetta ditemukan di Delta Nil pada tahun 1799 di kota pelabuhan Rossetta (Rashid). Pada masa Firaun, daerah ini merupakan daerah Mesir Hilir. Daerah ini juga disebut "Tanah Goshen".

Sejumlah kota modern dan kuno yang berada di sekitar Sungai Nil, antara lain Alexandria, Avaris, Bilbeis, Bubastis, Canopus, Damanhur, Dimyath, Leontopolis, Mendes, Mit Abu al-Kum, Mansoura, Naucratis, Pelusium, Port Said, Rosetta, Sais, Tanis, Tanta, Zagazig, dan tentu saja Kairo.

Selain itu, rakyat Mesir juga dikenal sebagai negerinya para peternak domba. Kegiatan ini sudah berlangsung selama ribuan tahun silam. Bahkan, dalam Alquran disebutkan, ketika Nabi Musa akan menikah dengan putri Nabi Syuaib AS, maskawinnya berupa menggembalakan domba milik Nabi Syuaib. Kisah ini terekam dalam surah al-Qashash [28] : 27.

''Berkatalah dia (Syuaib) : ''Sesungguhnya aku bermaksud menikahkan kamu dengan salah seorang dari kedua anakku ini, atas dasar bahwa kamu bekerja denganku delapan tahun dan jika kamu cukupkan 10 tahun, maka itu adalah (suatu kebaikan) dari kamu, maka aku tidak hendak memberatkanmu. Dan kamu Insya Allah akan mendapatiku termasuk orang-orang yang baik.''

Minggu, 21 April 2013

Rajanya Hari adalah HARI JUM'AT ;)

Selamat datang dengan hari yang bertambah-tambah syukur atas keni'matan,
Hari yang baru,
yang menulis dan yang syahid.

Hari kita ini adalah Hari raya.
Hari kita ini adalah Rajanya Hari
Yakni Hari Jum'at

Tuliskanlah bagi kami pada hari ini
Apa yang kami ucapkan!
Dengan nama Allah,
Yang Terpuji,
Yang Mulia,
Yang Tinggi,
Yang Pengasih,
Yang berbuat pada makhluk-Nya apa yang dikehendak-Nya.
Adalah aku beriman dengan Allah,
Membenarkan dengan menjumpai-Nya,
Mengakui dengan keterangan-Nya,
Meminta ampun dari dosaku,
Tunduk kepada ketuhanan Allah.
Menantang selain Allah tentang tuhan-tuhan itu,
Memerlukan kepada Allah,
Menyerah diri kepada Allah dan kembali kepada Allah.

Aku mengaku akan Allah,
Mengaku akan melaikat-malaikat_Nya,
Nabi-nabi-Nya
Rasul-rasul-Nya,
Pembawa-pembawa 'Arasy-Nya,
Siapa yang menjadikannya dan siapa Khaliqnya, ialah Allah,
Yang tiada disembah selain Dia,
Yang Maha Esa,
Tiada sekutu bagi-Nya.

Dan bahwa Muhammad hamba-Nya dan Rasul-Nya
diberi rahmat dan sejahtera kiranya oleh Allah kepadanya.
Bahwa surga itu benar,
Neraka itu benar,
Kolam (Haudh Nabi saw) itu benar,
Syafa'at itu benar
Munkar dan nankir itu benar,
Janji-Mu dengan nikmat kepada yang berbuat tha'at itu benar
Dan janji-Mu dengan siksa kepada yang berbuat dosa itu benar,
Bertemu dengan Engkau itu benar,
Hari kiamat itu akan datang,
Tak ragu pada-Nya.

Bahwa Allah membangkitkan orang didalam kubur.
Atas itulah aku hidup,
atasnya aku mati
Dan atasnya aku dibangkitkan.

Wahai Allah Tuhanku! Engkau Tuhanku,
Tiada yang disembah selain Engkau.
Engkau jadikan aku dan aku hamba-Mu.
Aku adalah menurut janji-Mu dan perjanjian-Mu, menurut kesanggupanku!
Aku berlindung dengan Engkau,

Wahai Allah Tuhanku,
Dari kejahatan sesuatu yang aku perbuat dan dari kejahatan tiap-tiap yang mempunyai kejahatan!
Wahai Allah Tuhanku!
Sungguh aku telah menganiaya diriku sendiri,
Maka ampunilah segala dosaku!
Sesungguhnya tiada yang mengampunkan dosa, selain Engkau!
Tunjukilah aku kepada budi pekerti yang sebaik-baiknya.'
Karena tiada yang menunjukkan kepada budi pekerti yang sebaik-baiknya itu selain Engkau!
Singkirkanlah daripadaku budi pekerti yang jahat,
Karena tiada yang menyingkirkan daripadaku budi pekerti yang jahat itu, selain Engkau jua!
Aku sambut panggilan-Mu dan kebahagiaan daripada-Mu.
Dan kebajikan seluruhnya adalah ditangan-Mu!
Aku adalah untuk-Mu dan kepada-Mu.
Aku memohon keampunan dan aku bertobat kepada Engkau!

Aku beriman, Wahai Allah Tuhanku,
Dengan apa yang Engkau utuskan dari Rasul!
Aku beriman, Wahai Allah Tuhanku,
Dengan apa yang Engkau turunkan dari Kitab.
Dan rahmat Allah kepada Muhammad
Dan kepada kaum keluarganya
Dan kesejahteraan yang banyak penutup perkataanku dan kuncinya.
Dan rahmat serta kesejahteraan itu kepada nabi-nabi dan rasul-rasul Allah semuanya.
AAMIIN. Terimalah Wahai Tuhan serwa sekalian alam!

Wahai Allah Tuhanku!
Bawalah kami ke kolam Muhammad (Haudl Nabi),
Berilah kami minuman yang menghilangkan haus,
Memuaskan dan menyenangkan
Yang tiada akan haus kami sesudah itu untuk selama-lamanya!
Kumpulkanlah kami dalam rombongannya
Dan kami tiada menderita kerugian,
Tiada melanggar janji,
Tiada keragu-raguan,
Tiada difitnahi,
Tiada kami dimarahi,
Dan tiada sesat!

Wahai Allah Tuhanku!
Peliharakanlah kami dari segala macam fitnah dunia
Dan berilah kami taufiq kepada yang Engkau sukai dan relai!
Perbaikilah keadaanku seluruhnya
Dan tetapkanlah aku dengan kata ketetapan dalam kehidupan dunia dan diakhirat!
Janganlah Enkgau sesatkan aku,
Walaupun aku ada berbuat kezalimin!
Mahasuci Engkau Wahai Yang Mahatinggi,
Wahai Yang Mahaagung
Wahai Yang Maha Pencipta,
Wahai Yang Maha Penyayang
Wahai Yang Maha Mulia,
Wahai Yang Maha Perkasa!

Mahasucilah Allah yang mengucapkan tasbih kepada-Nya
Segala langit dengan segala sudutnya!
Mahasucilah Allah yang mengucapkan tasbih kepada-Nya
Segala lautan dengan ombak-ombaknya!
Mahasucilah Allah yang mengucapkan tasbih kepada-Nya
Segala gunung dengan warna kehijauannya!
Mahasucilah Allah yang mengucapkan tasbih kepada-Nya
Segala ikan dengan berbagai macam bahasanya!
Mahasucilah Allah yang mengucapkan tasbih kepada-Nya
Segala bintang dilangit dengan garis-garis perjalananya (burujnya)!
Mahasucilah Allah yang mengucapkan tasbih kepada-Nya
Segala kayu-kayuan dengan pokok dan buahnya!
Mahasucilah Allah yang mengucapkan tasbih kepada-Nya
Tujuh petala langit dan tujuh petala bumi
dan apa yang didalamnya dan yang diatasnya!
Mahasucilah Allah yang mengucapkan tasbih kepada-Nya
Tiap-tiap sesuatu dari segala makhluk-Nya!
Mahasuci Engkau,
Mahatinggi Engkau!
Mahasuci Engkau!

Mahasuci Engkau,
Wahai yang Hidup,
Wahai Yang Berdiri sendiri,
Wahai Yang Mahatahu,
Wahai Yang Maha Penyantun!
Mahasuci Engkau,
Tiada yang disembah, selain Engkau,
Maha Esa Engkau,
Tiada sekutu bagi Engkau!
Engkau yang menghidupkan dan yang mematikan!
Engkaulah yang hidup, yang tiada mati!
Ditangan Engkaulah
Kebajikan dan Engkau Mahakuasa
Diatas tiap-tiap sesuatu

Senin, 15 April 2013

Hal yang sulit diungkapkan oleh wanita (Pengalaman pribadi loooh)

jika seorang wanita berbicara denganmu sambil menatapmu sampai ke dalam matamu, secara tidak langsung dia ingin mengatakan kepadamu bahwa dia ingin memasuki kehidupanmu dan ada di hariharimu

jika seorang wanita tidak bosanbosannya mengingatkanmu untuk makan, mengingatkanmu untuk halhal yang menurutmu sepele dia tidak sedang berusaha menjadi ibu yang mengaturmu, dia hanya ingin memberimu perhatian

jika seorang wanita mulai jengkel saat kamu terlalu asik dengan hobi atau dengan temantemanmu dia tidak sedang menjadi seorang yang egois, dia hanya ingin sedikit perhatian darimu


jika seorang wanita mulai marahmarah tanpa sebab dan berbicara tidak karuan dia sedang menginginkan sesuatu tetapi tidak tahu bagaimana cara mengatakannya kepadamu

Hanya sedikit pintaku


Aku hanya minta sedikit tak perlu berlebih kasih sayang darimu...walaupun sedikit cukup membuat aku bahagia...

Sedikit kata darimu sudah membuat ku merasa di perhatikan
Sedikit senyum darimu sudah membuat aku merasa di pedulikan
Sedikit kabar darimu sudah membuat aku terlena..tak berdaya...tak beranjak

Meski semu,meski harapan kosong,meski sedikit,semua'y itu bisa membuat aku terbang melayang

Senin, 01 April 2013

Tips buat yang lagi Jomblo



 Assalamuallaikum, hallo kita jumpa lagi, sob. Yang jomblo-jomblo mana suaranyaaaaa!! Hee... Kali ini kita mau kasih beberapa tips asyik buat kamu, biar nggak merasa seperti species terasing dan member tetap kasta tersiksa dimalam minggu. Cekidot yach

Jomblo itu free!!
Tanamkan dalam hati bahwa jomblo bukan berarti kiamat siaga satu, sob. Yang ada kamu bisa pergi kemanapun dan kapanpun tanpa kudu laporan dulu. Saat kamu jadi jomblo, kamupun bisa baca artikel ini ampe habis, tanpa harus ada yang nge-ping kamu di BB atau sms nggak penting. Hmm.. bukankah kebebebasan kaya gini yang selalu kamu inginkan?. Selain itu sodara-sodari yang dirahmati Allah, jadi jomblo juga bikin kita nyaman. Nggak ada yang posesive pengen ngatur- ngatur hidup kita, nggak ada yang cemburu atau curiga plus kroni- kroninya. Kita bisa ngaji bareng temen, atau sekedar nongkrong di rel kereta yang lagi rame kereta lewat ... hmmm, sounds fun!!

Rumput tetangga lebih Pink
Jadi jomblo tuch kudu PD. Bukan karena modus biar nggak dianggap nggak laku, tapi emang karena jadi jomblo tuch asyik, sob. karena itulah, buat mencegah rasa minder yang datang ke kamu, jangan gampang ngiri dan mupeng kalau lihat teman-temanmu lagi ngelakuin dosa (baca: pacaran). Karena eh karena, sebenarnya kamu sebagai jomblo lebih beruntung karena jauh dari dosa. Percaya nggak percaya itu urusan situ, tapi yang pasti kalkulator malaikat tetap jalan ngitung dosa dan pahala, sob.
Dan juga jangan gampang parno juga kalau tiap pagi, mereka dapat salam sayang-sayangan dari pacar. Kamu bisa kok ke apotek terdekat, kamu buka pintu dan bakal ada yang nyapa kamu “selamat pagi”, sama juga kan?

Jadi jomblo itu pinter kelas sadizz bos!
Kurikulum buat para jomblo di malam minggu biasanya kalo nggak main game, ngumpul ama temen, atau paling banter nonton TV. Kelihatannya miris banget kan? tapi sob sebenarnya nggak selalu gitu loh. Dengan jadi jomblo kita bisa punya banyak waktu buat berkreasi tanpa harus kawatir ada yang nyela dan ngusik. kalau udah gitu, kita bisa maksimalkan masa muda kita dengan penuh prestasi. Jadi jomblo nggak melulu berarti kamu nggak laku, tapi memang sengaja menahan diri biar nggak invest dosa diakherat dan nambah pinter di dunia. Investasi yang menguntungkan, kan? So, tutup kuping rapat-rapat buat semua bisikan sesat yang bilang kalau jomblo adalah member tetap dari kasta teraniyaya. Woles aja, sob. Kalau jodoh nggak akan kemana. Betul??

Jomblo Hemat, Jomblo Kaya
Yang ini penting terutama buat para cowok. Jadi jomblo berarti nggak kudu repot sama cewek yang nangis sambil guling guling yang ngebet minta dinner di resto atau baju bermerek dengan harga selangit, padahal kamu nggak bawa kartu kredit, Visa, Mastercard, atau Debit melainkan cuma kartu miskin dari kelurahan samping rumah, hee... Bayangpun, sodara- sodara, gimana repotnya kalo kita kudu ngadepin situasi kaya’ gini.

Jomblo Kadaluarsa
Nah kalau yang satu ini kudu kita hindarin. Jadi jomblo emang asyik, tapi juga nggak boleh kelamaan, alias terlalu kadaluarsa sob. Karena fitrah manusia emang kudu nikah. Tapi buat yang sakral satu ini, kita kudu pinter nentuin waktu dan saat yang tepat, trus sama orang yang tepat juga. eits, tapi caranya juga kudu pas, lewat ta'aruf trus nikah deh. Jadi nggak sekedar umbar nafsu nggak jelas sama sembarang orang.

Secoret dari hati untuk hati

Ku coba menjadi muslimah yang tegar,
Ketika 1000 kesedihan datang menghampiriku,
Ku yakin Allah punya 1001 jawaban atas kesedihanku ini..

Ku coba menjadi muslimah yang kuat,
Ketika 1000 macam godaan disekitarku berdatangan,
Ku yakin Allah punya 1001 jawaban atas godaanku ini..

Ku coba menjadi muslimah yang tangguh,
Ketika 1000 masalah datang kepadaku,
Ku yakin Allah punya 1001 jawaban atas setiap permasalahanku ini..

Aku bukan muslimah yang baik,
Ketika muslimah yang lain sibuk berjihad di jalan-Nya,
Aku dengan santainya mengurusi masalah asmaraku yang kian menggebu di hati..

Aku bukan muslimah yang baik,
Ketika banyak muslimah yang sibuk menutup auratnya,
Aku malah sibuk dengan tampilan yang kurasa sangat ketinggalan jaman,
Padahal tanpa sadar aku telah mengikuti cara berpakaian budaya asing yang sungguh Allah murka atas itu

Aku bukan muslimah yang baik,
Ketika para muslimah sibuk dengan ketawadhu’an mereka.
Aku malah sibuk mengurusi urusan orang lain,
Berbicara kesana kemari, seperti para reporter yang sibuk mencari berita.
Padahal... tanpa sadar aku telah berbuat ghibah ya Allah :’(

Astaghfirullah.
..
Astaghfirullah...
Astaghfirullah...

Ya Allah,
Ampuni aku ya Allah..
Tanpa sadar diri ini selalu menjauh dari-Mu
Padahal kasih-Mu itu luas tak terkira...

Disaat aku mulai menjauh drii-Mu,
Aku lupa pada-Mu,
Aku mengabaikan-Mu,

Tapi...

Engkau tetap setia dan tak pernah lupa denganku..

Astaghfirullah rabbal barooya
Astaghfirullah minal khotooya

Kamis, 28 Maret 2013

Puisi Sayyid Qutb ketika Ia Jatuh Cinta

Ya Allah, jika aku jatuh cinta,
cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu,
agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.

Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta,
jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu

Ya Allah, jika aku jatuh hati,
izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu,
agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.

Ya Rabbana, jika aku jatuh hati,
jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu.

Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu,
rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.

Ya Allah, jika aku rindu,
jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu.

Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu,
janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.

Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu,
jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu.

Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu,
jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.

Ya Allah Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu,
telah berjumpa pada taat pada-Mu,
telah bersatu dalam dakwah pada-MU,
telah berpadu dalam membela syariat-Mu.
Kukuhkanlah Ya Allah ikatannya.
Kekalkanlah cintanya.
Tunjukilah jalan-jalannya.
Penuhilah hati-hati ini dengan Nur-Mu yang tiada pernah pudar.
Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.

(As-Syahid Sayyid Qutb)

Senin, 11 Februari 2013

Pidato Presiden dan Wakil Presiden harus dalam bahasa Indonesia baik di dalam maupun di luar negri

Berkaitan dengan tugas Ujian Praktek B.Indonesia kelas XII (Debat) yang akan saya hadapi, saya mengambil tema "Pidato Presiden dan Wakil Presiden harus dalam bahasa Indonesia baik di dalam maupun di luar negri" dalam debat saya pada kamis 21 Februari 2013 mendatang.

Bahasa Indonesia begitu indah, kaya, dan sangat tinggi nilai kesastraannya. Karya-karya yang lahir dengan media bahasa Indonesia, baik artikel, cerpen, novel sangat relevan dengan zamannya. Tinggi nilai sastranya bisa dirasakan melalui novel Azab dan Sengsara karya Merari Siregar dan Siti Nurbaya karya Marah Rusli pada zaman penjajahan Belanda tahun 1920-an, hingga zaman sekarang tahun 2000-an dengan terbitnya novel Laskar Pelangi karya Andrea Herata, yang sudah diterjemahkan ke dalam lima bahasa di dunia. Berbahasa berarti berkomunikasi dengan menggunakan media bahasa. Bahasa harus dipahami oleh semua pihak dalam suatu komunitas. Komunitas merupakan penggerak kehidupan. Jadi, tidak mungkin dapat dihilangkan karena manusia merupakan makhluk social yang selalu membutuhkan interaksi/hubungan dengan manusia lain.(Minto Rahayu;2007:5). Pada saat ini, bahasa Indonesia berada dalam fase pembinaan. Bahasa ini masih tetap tumbuh sejalan dengan pertumbuhan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia merupakan sebuah bahasa kebudayaan dan bahasa ilmu pengetahuan. Sebagai bahasa kebudayaan berarti bahasa Indonesia dapat digunakan untuk mengetahui perkembangan sebuah kebudayaan.

Bagaimana permasalahan berbahasa terkait dengan pasal 28 dan Pasal 25 UU No.24 Tahun 2009?

Fungsi bahasa Indonesia sudah tercantum dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara, dan Lagu Kebangsaan. Pada Bagian Kesatu, Umum, Pasal 25 dinyatakan sebagai berikut.

1) Bahasa Indonesia yang dinyatakan sebagai bahasa resmi negara dalam Pasal 36 Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945 bersumber dari bahasa yang diikrarkan dalam Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928 sebagai bahasa persatuan yang dikembangkan sesuai dengan dinamika peradaban bangsa.

2) Bahasa Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berfungsi sebagai jati diri bangsa, kebanggaan nasional, sarana pemersatu berbagai suku bangsa, dan sarana komunikasi antardaerah dan antarbudaya daerah.

3) Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berfungsi sebagai bahasa resmi kenegaraan, pengantar pendidikan, komunikasi tingkat nasional, pengembangan kebudayaan nasional, transaksi dan dokumentasi niaga, serta sarana pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan bahasa media massa. Sarana pemersatu berbagai suku bangsa, serta sarana komunikasi antardaerah dan antarbudaya daerah, bahasa resmi kenegaraan, pengantar pendidikan, komunikasi tingkat nasional, pengembangan kebudayaan nasional, transaksi dan dokumentasi niaga, serta sarana pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan bahasa media massa.
Bagian kedua dari UU tersebut dikemukakan tentang penggunaan bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia wajib digunakan dalam peraturan perundangan, dokumen resmi negara, dan pidato resmi Presiden/wakil Presiden/pejabat negara yang disampaikan di dalam/di luar negeri. Penggunaan bahasa Indonesia juga dipakai sebagai bahasa pengantar dalam pendidikan nasional, tetapi apabila bertujuan untuk mendukung kemampuan berbahasa asing peserta didik atau satuan pendidikan khusus yang mendidik warga negara asing masih diperbolehkan menggunakan bahasa asing.


Tidak seperti peraturan perundang-undangan lainnya yang selalu diikuti sanksi, UU No 24 Th. 2009 tidak menyebutkan sanksi terhadap pelanggaran kewajiban penggunaan bahasa Indonesia. Walaupun demikian, sanksi sosial tentunya akan berdampak pada penutur yang tidak mengindahkan undang-undang tersebut.

Pemakaian bahasa Indonesia dalam situasi resmi, misalnya, pidato resmi pejabat negara merupakan bagian dari sarana pemersatu, identitas, dan wujud eksistensi bangsa yang menjadi simbol kedaulatan dan kehormatan negara. Oleh karena itu, Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2010 telah mengatur penggunaan bahasa Indonesia dalam pidato resmi Presiden dan/atau Wakil Presiden serta pejabat negara lainnya.

Dalam forum resmi yang diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, organisasi internasional, dan negara penerima, pejabat negara menggunakan bahasa Indonesia dalam pidato resmi baik di luar negeri maupun di dalam negeri. Penyampaian pidato di atas dapat didampingi penerjemah atau diikuti transkrip pidato dalam bahasa Indonesia untuk memperjelas makna yang akan disampaikan.
Permasalahan Berbahasa Terkait dengan Pasal 28 UU No.24 Tahun 2009 Bahasa Indonesia memiliki tiga buah status, yaitu sebagai bahasa nasional, sebagai bahasa persatuan, dan sebagai bahasa negara. Sebagai bahasa nasional artinya bahasa Indonesia adalah lambang kenasionalan bangsa dan negara Indonesia, disamping Lagu Kebangsaan Indonesia dan Bendera Kebangsaan yaitu Sang Saka atau Sang Merah Putih. Sebagai bahasa persatuan, artinya bahasa Indonesia adalah satu-satunya bahasa yang menjadi alat komunikasi verbal antarsuku atau antaretnis yang tersebar luas dari sabang sampai merauke. Kemudian sebagai bahasa negara, artinya bahasa Indonesia adalah satu-satunya bahasa yang harus digunakan dalam menjalankan administrasi kenegaraan atau kegiatan-kegiatan yang bersifat nasional Indonesia. (Abdul Chaer,2011:1). Di dalam pasal 28 UU No.24 Tahun 2009 menyebutkan bahwa “Bahasa Indonesia wajib digunakan dalam pidato resmi Presiden, Wakil Presiden, dan pejabat negara yang lain yang disampaikan di dalam atau di luar negeri”. Dari bunyi pasal tersebut sangatlah jelas dan terperinci bahwa para pejabat negara di dalam menyampaikan pidatonya wajib menggunakan bahasa nasional, bahasa Indonesia.


Di dalam UU No. 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan, telah disebutkan dengan jelas bahwa bahasa Indonesia wajib digunakan dalam pidato resmi Presiden, Wakil Presiden, dan pejabat negara yang lain yang disampaikan di dalam atau di luar negeri. Hal ini dimaksudkan agar seorang pejabat yang notabene sebagai tokoh publik, mampu menjadi panutan banyak orang untuk menghargai dan menjunjung tinggi bahasa nasional, bahasa Indonesia. Pada forum internasional yang diselenggarakan di dalam negeri, sesuai dengan Pasal 8 Perpres 16/2010, Presiden dan/atau Wakil Presiden serta pejabat negara lainnya harus menyampaikan pidato resmi dalam bahasa Indonesia. Forum resmi tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia atau Pemerintah Indonesia yang bekerjasama dengan pemerintah negara lain/PBB/organisasi internasional lainnya.

Selanjutnya ditentukan bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden serta pejabat negara lainnya ketika membalas pidato resmi harus menggunakan bahasa Indonesia pada saat menerima pejabat, seperti Kepala Negara/Kepala Pemerintahan, Wakil Kepala Negara/Wakil Kepala Pemerintahan, Sekretaris Jenderal PBB/pimpinan tertinggi organisasi Internasional, yang melakukan kunjungan resmi ke Indonesia. Penyampaian pidato resmi ini dapat juga disertai dengan atau didampingi oleh penerjemah. Pidato yang disampaikan oleh Presiden dan/atau Wakil Presiden serta pejabat negara lainnya selain dalam kondisi di atas tidak dapat dikategorikan sebagai pidato resmi, misalnya dalam hal kegiatan pendampingan Kepala Negara/Kepala Pemerintahan, Wakil Kepala Negara/Wakil Kepala Pemerintahan, Sekretaris Jenderal PBB/pimpinan tertinggi organisasi internasional pada forum ilmiah, sosial, budaya, ekonomi, dan forum lain sejenis yang penyelenggaranya adalah lembaga akademi, ilmu pengetahuan dan teknologi, lembaga swadaya masyarakat, dan kelompok atau perorangan yang termasuk dalam kategori masyarakat sipil. Ketentuan ini hampir sama dengan pengecualian terhadap pidato resmi Presiden dan/atau Wakil Presiden serta pejabat negara ketika berada di luar negeri. Untuk forum nasional yang diselenggarakan di dalam negeri, Presiden dan/atau Wakil Presiden serta pejabat negara lainnya juga harus menyampaikan pidato resmi dalam bahasa Indonesia, misalnya dalam upacara kenegaraan, upacara perayaan 17 Agustus dan hari-hari besar nasional, upacara resmi dalam sidang lembaga-lembaga negara, rapat-rapat pemerintah atau lembaga negara, dan forum nasional lainnya yang menunjang tujuan penggunaan bahasa Indonesia.Sama halnya dengan pidato resmi di luar negeri, Presiden dan/atau Wakil Presiden serta pejabat negara lainnya dapat menggunakan bahasa asing, baik dalam forum nasional maupun internasional di dalam negeri, sepanjang untuk memperjelas tentang makna pidato tersebut. Kasus semacam ini sering terjadi dalam gencar-gencarnya pelestarian bahasa nasional dan ini menjadi sebuah potret bangsa kita yang mulai luntur dalam menghayati pentingnya melestarikan sebuah warisan bangsa apalagi itu merupakan suatu identitas nasional yang menjadi dasar terbentuknya sebuah negara. Pejabat atau para politisi juga harus bertanggung jawab atas pemakaian bahasa. Sebab mereka adalah tokoh masyarakat yang perilakunya bisa jadi ditiru oleh masyarakat. Salah seorang pejabat pernah mengatakan tentang kenaikan BBM: ”Keputusan naiknya BBM sudah jelas, tinggal menunggu when-nya”. Pemakaian unsur asing dalam sebuah tuturan langsung secara tidak langsung akan merusak tatanan bahasa Indonesia dan nantinya perkembangan pemakaian bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional menjadi semakin terhambat.
Dari pihak penguasa dalam hal ini pihak pemerintah melalui presiden dan pejabat-pejabatnya harus mampu dan wajib menggunakan bahasa Indonesia di dalam setiap pertemuan atau pidato kenegaraan dengan baik dan benar. Baik dalam artian bahasa yang disampaikan harus sopan dan beretika. Dan benar menurut kaidah kebahasaan bahasa Indonesia atau sesuai dengan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Simpulan Sutan Takdir Alisjahbana Harkristuti Harkrisnowo mengemukakan bahwa (1974) menyatakan bahwa bahasa dan hukum merupakan penjelmaan kehidupan manusia dalam masyarakat yang merupakan sebagian dari penjelmaan suatu kebudayaan pada suatu tempat dan waktu. Dengan demikian, kepatuhan terhadap hukum dalam hal penggunaan bahasa Indonesia bagi Presiden dan/atau Wakil Presiden serta pejabat negara lainnya merupakan salah satu wujud dari tingginya nilai kebudaayaan di Indonesia.




DAFTAR PUSTAKA
Bahasa Indonesia Sebagai Sarana Pengembangan Hukum Nasional, Komisi Hukum Nasional. Rahayu, Minto. 2007. http://anggara.org/2009/08/12/mencermati-uu-no-24-tahun-2009-tentang- bendera-bahasa-dan-lambang-negara-serta-lagu-kebangsaan/ Kompas 29 September 2009. Diakses Februari 2013 Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2010 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Pidato Resmi Presiden dan/atau Wakil Presiden serta Pejabat Negara lainnya. Rahayu, Minto. 2007. Indahnya Berbahasa Indonesia. Jakarta. http://blog.student.uny.ac.id/triwatirahayu/2012/11/29/fungsi-dan-kedudukan-bahasa-indonesia/. http://news.detik.com/read/2011/05/26/124415/1647516/10/pidato-resmi-presiden-dalam-bahasa-indonesia-juga-diatur-keppres

Sabtu, 15 Desember 2012

Dear My Love

Dear my love :)

Mungkin kau tak mengizinkan hatimu untuk merindukanku, Aku pahami itu. Kau tak mau merusak bangunan cintamu dengan NYA, Aku pun pahami itu.
Cukuplah kau ingat aku dalam tahajudmu, dalam doa-doamu, dan tegarkan langkahmu untuk meluruskan budiku

Dear my love :)

Diammu, tafakurmu mengusikku.. Kelembutan budimu meruntuhkan berontakku

Dear my love :)

Entah bagaimana aku dapat menjelaskan bagaimana aku dapat menyimak setiap pemikiranmu. Mungkin sama sepertimu yang dapat melihat senyumku dalam tangisku atau bahkan kau sanggup melihat tangisku yang ku sembunyikan rapat-rapat diantara tumpukan awan di ketinggian.

Minggu, 02 Desember 2012

Berharap

nada nada yg ku dengar . mungkin tak seindah saat ku dengar suara mu ..

di setiap rasa yg ku rasa .. itu pun tak seindah rasa ku padamu ,,
entah sampai kapan kau akan menyadari  semua rasa yg telah ku rasakan .. saat kau terdiam
saat semua sunyi ,, dan di saat semua berubah menjadi debu . yg kemudian akan terbang ,..
terbawa angin malam yg akan mengiringi langkah ku ..

aku hanya manusia biasa ,,
aku ingin merasakan yg sama dengan yg lain..
aku hanya ingin tetap seperti ini ,,
merasakan indahnya cinta yg kurasakan ..

merasakan semua rasa yg ku lalui dengan senyuman kecil untuknya ..
untuk semua keinginan yg aku inginkan ..
aku hanya berharap satu hal ..
berharap kau kan terus mengingat ku sebagai seseorang yg selalu mencintaimu ...

Rumput Liar?


Bintang bintang berjatuhan,, bagai bunga berguguran..

aku sering bertanya , kenapa bunga yang begitu indah dapat berguguran dan terinjak oleh semua orang yang mengabaikannya saat dia layu..

saat ada pilihan antara menjadi bunga sakura atau menjadi rumput liar
mungkin rumput liar lah yang aku pilih ,, karna dia lebih kuat walau tehadang langkah langkah kaki yang mengabaikannya ,,

dia lebih kuat sendiri di jalan yang keras penuh dengan bebatuan yang mungkin takan semua tanaman lain akan kuat untuk menahannya ,,

tetapi kenapa aku tak bisa menjadi rumput itu? kenapa aku tak tetap tumbuh walau terus di potong oleh orang orang yang tidak menginginkan ku ?

Kamis, 12 Juli 2012

Cukup cintai ku dalam diam dari kejauhan dengan kesederhanaan dan keikhlasan

Cukup cintai ku dalam diam dari kejauhan dengan kesederhanaan dan keikhlasan... karena tiada yang tahu rencana Tuhan...
mungkin saja rasa ini ujian yang akan melapuk atau membeku dengan perlahan karena hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikan... serahkankan rasa yang tiada sanggup dijadikan halal itu pada Yang Memberi dan Memilikinya biarkan ia yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya.

Senin, 09 Juli 2012

Wanita mengungkapkan perasaannya... Kenapa tidak ?

kalau kita menilik judul di atas, mungkin akan tabu bagi sebagian wanita dengan instilah seperti itu. ya...mana mungkin "Wanita Mengungkapkan Perasaannya" kepada lelaki yang mereka cintai. aib ataupun suatu pantangan bagi wanita yang melakukannya. Apalagi laki-laki tersebut termasuk IF (begitulah teman2 ku melaqobkan mereka)....sebelum aku lanjutkan pembicaraan akan ku jelaskan terlebih dahulu siapa itu IF.

ok...IF singkatan dari Ikhwan Fillah, tentunya bagi kawan2 yang membaca istilah ini, sudah dapat membayangkan seperti apa ciri-ciri yang dimiliki ikhwan fillah ini... mungkin berpakaian "ACENG / angggota celana gantung" atau Berjenggot Panjang?????

hemm...tidak semua ciri2 yang saya sebutkan diatas menjadi kekhasan bagi IF.
tapi IF yang sangat disegani para akhwat yang mendambakan suami dunia akhirat "begitulah kt bang aji oma". adalah Ikhwan yang benar-benar tawadhu�, ghodhol bashor dan sangat ikhlas dalam menjalankan hidupnya atau mungkin ada beberapa ciri yang sangat identik yang berhubungan dengan ibadah ketakwaannya kepada ALLAH, sehingga banyak kalangan dari kita yang jatuh hati atas akhlak karimah nya.

Memang pantas bagi IF seperti itu untuk disayang oleh setip kalangan. Namun....apa kabar dengan kita, para wanita yang mudah jatuh hati dan terhipnotis dengan tabiat IF. (maaf, maksud terhipnotis disini adalah untuk wanita yang sangat mendambakan lelaki sholeh seperti mereka menjadi pasangan hidup kelak).

baiklah kita lanjutkan lagi, aibkah untuk kita mengungkapkan rasa cinta kepada sosok yang kita cinta "karena ALLAH"???
kalau kita kembali pada sirah nabi MUHAMMAD SAW, kita akan ingat kisah sayyidati Khadijah bagaimana caranya melamar dan bagaimana dia menghormati Muhammad, yang belum menjadi Nabi Namun akhlak dan kejujurannya telah merebut hati khadijah sang saudagar kaya dizamannya. padahal saat itu Muhammad hanya sebagai pegawai, umurnya pun lebih muda 15 tahun dari khadijah.

bukankah itu mulia?..siti khadijah pun melakukan nya, dia tidak memikirkan aib atau pun malu ketika mengungkapkan kata hatinya dan melamar Muhammad untuk dijadikan suami. tapi....ternyata dibalik semua ini ada kendali orang ketiga, beliau dibantu oleh pembantunya untuk menyampaikan niatnya kepada Muhammad. (tentunya bukan sembarang menyampaikan face to face). dan pada akhirnya Nabi Muhammad pun menerima lamaran Khadijah dengan niat karena ALLAH.

Wahai para akhwat almahbuubah...
mungkin suami yang kita inginkan tidak setakwa nabi Muhammad, tidak sekaya imannya Nabi Muhammad. namun suami yang kita dambakan adalah suami yang setidaknya dia takut akan azab ALLAH dan bersyukur atas nikmat ALLAH serta menjauhi larangannya. itupun sudah cukup. tak perlu ganteng atau perfect fisik nya, yang terpenting ketika kita melihatnya, kita bisa bersyukur dan selalu ingat kepada ALLAH.

Bagi kawan akhwat yang mulia, yang sudah berniat dan merencanakan untuk menikah. kenapa tidak kita mengikuti syariat dan jejak ibunda kita Siti Khadijah RA. mungkin melalui bantuan wali atau guru serta qarib kita menjadi wasilah penyatu silaturahmi antara kita dan lelaki yang kita dambakan???
Tentunya dengan diiringi ikhtiar do�a, Qiyamullail, tak lupa pula meningkatkan ibadah lainnya, agar semua yang kita hajatkan bisa lancar dikabulkan oleh Nya.

Yang jelas semua adalah milik ALLAH, so jawaban apapun dan takdir apapun yang sekiranya tidak sesuai dengan harapan kita, serahkan saja semuanya kepada ALLAH, dan semoga kita diberikan kesabaran dengan segala yang ALLAH berikan, baik ataupun kurang baik, tak perlu cemas. insya ALLAh suatu saat ALLAH akan mengembalikan semua nya kepada kita dengan hal ataupun seseorang yang lebih baik bagi diri kita..amien.

(terus terang penulis sendiri hanya bisa menyampaikan apa yang diketahui, walaupun sampai sekarang belum pernah mempraktekan mengungkapkan perasaannya kepada lelaki yang ia sukai...)

hemm...curhat colongan..^_^

tapi...good luck buat semua sahabat wanita yang akan merealisasikan hajatnya, semoga dikabulkan dan hidup bahagia dalam Ridho Allah..amien

Sabarlah, Cinta


Dahulu aku terfikir bahwa 'menangis' ialah tanda diri ini lemah. Tetapi sebenarnya ada hikmah di sebalik tangisanku kali ini. Baru ku sadar nikmat air mata dan kesedihan yang ku alami ini mendekatkan diriku pada yang lebih layak yaitu Allah SWT.

Kini ku merasai cinta dan kasih sayang Allah, lebih berharga dan manis daripada segala-galanya. 'Kehilangan' itu rupanya aku lalui supaya aku merasai satu 'pertemuan' yang hakiki yaitu dengan Allah. Allah mau mengujiku dengan menjauhkan ku dengan orang yang ku sayangi, karena Allah mau diriku dekat dengannya.

Seandainya kesedihan yang teramat sangat ini membuatkan ku rindu untuk bertemu denganNya, aku ridha dan pasrah karena Allah lebih ku cintai lebih daripada segala yang ada di langit dan di bumi.

Aku juga yakin, semua ini pasti berakhir karena ku yakin yang 'dia' sedang menungguku dan pasti menjemputku pada suatu saat nanti. Aku yakin dengan ayat Allah SWT ini,

"Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik (pula). Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (syurga)."(Surah an-Nur, ayat 26)

Walau bukan di dunia yang fana ini, insya-Allah, dengan berkat kesabaran, pasti di syurga nanti bersatu juga. Andai sudah ditakdirkan jodoh dengan dia, tiada apa yang dapat mengubahnya kerana Allah Maha Berkuasa. Hanya dengan sedikit kesabaran dan doa yang tidak putus, Allah pasti membalasnya dengan kebahagiaan yang lebih bermakna.


"Mereka itu semuanya akan dibalas dengan mendapat tempat yang tinggi di Syurga disebabkan kesabaran mereka, dan mereka pula akan menerima penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya"
(Surah al-Furqan, ayat 75)
Cinta yang ada di dalam hati adalah anugerah daripada Allah SWT. Allah menguji hambaNya karena sayang kepada hambaNya. Allah mau cinta yang dianugerahkan ini dijaga dan dikawal dengan sebaiknya. Bukannya untuk dirosakkan dengan hawa nafsu dan menodainya dengan larangan-larangan yang dibenciNya.

Allah mengajar diriku erti KESABARAN yang selama ini aku tidak berapa fahami. Memang betul, kesabaran mengajar arti hidup.

Aku yakin dengan Allah SWT. Moga Allah permudahkan segala urusan. Cinta yang ikhlas dan abadi memang sukar untuk dimiliki kerana ia hanya layak untuk orang yang bersabar dan berserah diri kepada Allah. Moga diriku tergolong dalam kalangan orang yang sabar.


"Sesungguhnya Aku membalas mereka pada hari ini (dengan sebaik-baik balasan) disebabkan kesabaran mereka; sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang berjaya".
(Surah al-Mu'minun, ayat 111)

Selasa, 12 Juni 2012

Aku ingin menjadi Bidadari untukmu



Aku tidak ingin dipandang cantik oleh lelaki. Biarlah aku hanya cantik di matamu. Apa gunanya aku menjadi perhatian lelaki andai murka Allah ada di situ.

Apalah gunanya aku menjadi idaman banyak lelaki sedangkan aku hanya bisa menjadi milikmu seorang.
Aku tidak merasa bangga menjadi rebutan lelaki bahkan aku merasa terhina diperlakukan sebegitu seolah-olah aku ini barang yang bisa dimiliki sesuka hati.

Aku juga tidak mau menjadi penyebab kejatuhan seorang lelaki yang dikecewakan lantaran terlalu mengharapkan sesuatu yang tidak dapat aku berikan.

Bagaimana akan kujawab di hadapan Allah kelak andai ditanya? Adakah itu sumbanganku kepada manusia selama hidup di muka bumi?

Kalau aku tidak ingin kau memandang perempuan lain, aku dululah yang perlu menundukkan pandanganku. Aku harus memperbaiki dan menghias peribadiku karena itulah yang dituntut oleh Allah.

Kalau aku ingin lelaki yang baik menjadi suamiku, aku juga perlu menjadi perempuan yang baik. Bukankah Allah telah menjanjikan perempuan yang baik itu untuk lelaki yang baik?

Tidak kunafikan sebagai remaja, aku memiliki perasaan untuk menyayangi dan disayangi. Namun setiap kali perasaan itu datang, setiap kali itulah aku mengingatkan diriku bahwa aku perlu menjaga perasaan itu karena ia semata-mata untukmu.

Allah telah memuliakan seorang lelaki yang bakal menjadi suamiku untuk menerima hati dan perasaanku yang suci. Bukan hati yang menjadi labuhan lelaki lain. Engkau berhak mendapat kasih yang tulen.

Diriku yang memang lemah ini telah diuji oleh Allah saat seorang lelaki ingin berkenalan denganku. Aku dengan tegas menolak, berbagai macam dalil aku kemukakan, tetapi dia tetap tidak berputus asa.

Aku merasa seolah-olah kehidupanku yang tenang ini telah dirampas dariku. Aku bertanya-tanya adakah aku berada di tebing kebinasaan? Aku beristigfar memohon ampunan-Nya. Aku juga berdoa agar Pemilik Segala Rasa Cinta melindungi diriku dari kejahatan.

Kehadirannya membuatku banyak memikirkan tentang dirimu. Kau kurasakan seolah-olah wujud bersamaku.

Di mana saja aku berada, akal sadarku membuat perhitungan denganmu. Aku tahu lelaki yang menggodaku itu bukan dirimu. Malah aku yakin pada gerak hatiku yang mengatakan lelaki itu bukan teman hidupku kelak.

Aku bukanlah seorang gadis yang cerewet dalam memilih pasangan hidup. Siapalah diriku untuk memilih permata sedangkan aku hanyalah sebutir pasir yang wujud di mana-mana.

Tetapi aku juga punya keinginan seperti wanita yang lain, dilamar lelaki yang bakal memimpinku ke arah tujuan yang satu.

Tidak perlu kau memiliki wajah setampan Nabi Yusuf Alaihisalam, juga harta seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman Alaihisalam, atau kekuasaan seluas kerajaan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassalam, yang mampu mendebarkan hati jutaan gadis untuk membuat aku terpikat.

Andainya kaulah jodohku yang tertulis di Lauh Mahfuz, Allah pasti akan menanamkan rasa kasih dalam hatiku juga hatimu. Itu janji Allah.

Akan tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang sah, selagi itu jangan dibazirkan perasaan itu karena kita masih tidak mempunyai hak untuk membuat begitu.

Juga jangan melampaui batas yang telah Allah tetapkan. Aku takut perbuatan-perbuatan seperti itu akan memberi kesan yang tidak baik dalam kehidupan kita kelak.

Permintaanku tidak banyak. Cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu pada mencari ridha Illahi.
Aku akan merasa amat bernilai andai dapat menjadi tiang penyangga ataupun sandaran perjuanganmu.

Bahkan aku amat bersyukur pada Illahi kiranya akulah yang ditakdirkan meniup semangat juangmu, mengulurkan tanganku untukmu berpaut sewaktu rebah atau tersungkur di medan yang dijanjikan Allah dengan kemenangan atau syahid itu.

Akan kukeringkan darah dari lukamu dengan tanganku sendiri. Itu impianku. Aku pasti berendam airmata darah, andainya engkau menyerahkan seluruh cintamu kepadaku.

Cukuplah kau mencintai Allah dengan sepenuh hatimu karena dengan mencintai Allah, kau akan mencintaiku karena-Nya. Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa. Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali di syurga.


Seorang gadis yang membiarkan dirinya dikerumuni, didekati, diakrabi oleh lelaki yang bukan muhrimnya, cukuplah dengan itu hilang harga dirinya di hadapan Allah. Di hadapan Allah. Di hadapan Allah.


Yang dicari walau bukan putera raja, biarlah putera Agama.
Yang diimpi, biarlah tak punya rupa, asal sedap dipandang mata.
Yang dinilai, bukan sempurna sifat jasmani, asalkan sihat rohani dan hati.

Yang diharap, bukan jihad pada semangat, asal perjuangannya ada matlamat.
Yang datang, tak perlu rijal yang gemilang, kerana diri ini serikandi dengan silam yang kelam.
Yang dinanti, bukan lamaran dengan permata, cukuplah akad dan janji setia.

Dan yg akan terjadi, andai tak sama dgn kehendak hati, insyaAllah ku ridha ketetapan Illahi..
Wahai wanita, ku ingatkan diriku dan dirimu, peliharalah diri dan jagalah kesucian.. semoga ridha Allah akan senantiasa mengiringi dan memberkati perjalanan hidup ini.

Minggu, 03 Juni 2012

Aku ingin mencintai dengan sebenar-benar cinta

Ya Allah, betapa aku malu atas apa yang telah engkau berikan sebagai manusia, segala khilaf tertuju padaku, sungguh tidak ada apa-apa pada diriku yang kecil ini.
Terlena, sungguh aku sering terlena pada pesona nafsu dunia dan diri.


Aku ingin kembali, tertunduk pilu dalam sujud syukur kembali pada cahayaMu..

Ya Rabbi, menghamba padaMu adalah tujuan akhir penantianku, setiap degupan yang berdetak kerana Izin KuasaMu. Setiap langkah yang tak putus beriring dengan Asmamu Ya Rabbi.


Segala keluh kesah hanya tercurah padaMu, tidak akan berkat langkahku tanpa redha Mu Ya Rahman. Cahaya Mu, cahaya dalam sepi hidup menjadi senyum ikhlas yang tak putus pada Rahmat Mu, melahirkan kembali kepada fitrah yang suci dengan Selawat yang menggema pada jagat raya Mu.


Dalam sepi, aku sering hilang, tidak mengingati Mu, namun Engkau tetap menjagaku dalam nikmatnya nafas yang ku hembus dalam raga, tak putus-putus Engkau mengingatkanku dan Halusnya Peringatan Mu. Tidak Engkau terus memberikanku hukuman, walaupun betapa kuasanya diriMu Ya Robbi.
Sujud yang mengalun merdu dalam sepertiga malam membuat terhanyut dalam ribuan titisan air mata taubat.. Sebiji zarrah pun dihitung baik kebaikan dan keburukan.. Berkatilah kami ya Rabbi..
“aku ingin mencintaiMu setulusnya sebenar-benar aku cinta dalam doa, dalam ucapan, dalam setiap langkahku, aku ingin mendekatiMu selamanya sehina bagaimanapun diriku, kuberharap untuk bertemu denganMu ya Rabbi.. .. “

AKU MERINDUKANMU KARENA ALLAH

Aku Menunggumu karena ALLAH – Duhai Engkau Calon Imamku
Ini bukan sekadar kata..
Agar kamu jatuh hati padaku..

Namun ini adalah kejujuranku..
Mengapa aku berkata seperti ini ?

Karena aku menyukai orang yang mencintai-NYA
Mencintai RASUL-NYA..
dan dengan keteguhanmu bisa mengajakku untuk semakin mencintai-NYA..

AKU MERINDUKANMU KARENA ALLAH
Ini bukan untaian rahasia dalam hatiku untuk memikatmu ..mengapa demikian?
Karena aku tahu mengucapkan itu menyempurnakan hidupku..
dan pernikahan adalah sunnah RASULULLAH dan dia adalah kekasih ALLAH..

Cinta adalah anugerah-Nya yang ditumbuhkan dihati orang yang dikehendaki-Nya bagaimana aku tidak merindukan kehadiranmu wahai kekasih. .



AKU MENUNGGUMU KARENA ALLAH
Ini bukan desakan perasaan untuk sebuah penantian.. tetapi mengapa ?
Karena aku tahu diriku banyak kekurangan..
dan Karenanya ku perlukan seseorang yang lebih halus untuk menaklukkan hatiku..
yang tegas dan teguh untuk menguatkan hatiku yang lemah dengan izin-NYA.



Aku tahu terlalu bnyak yang harus kuperbaiki
Karenanya aku menunggumu untuk menjadi pendampingku dengan tulusmu..
Untuk lebih mengajariku dengan sabar hingga kenikmatan imanku terhadap-NYA ..



Semakin dalam dengan izin-NYA disetiap hari dan untuk selamanya..
Aku tahu dalam hatiku aku tak ingin hidup sendiri Karena aku berharap ALLAH menganugerahkan padaku seorang imam untuk berbagi banyak hal dan menerima kekurangan diri ..



Bila benar ada dalam hidupku..
Semoga ALLAH memantapkan hati kita dan mendekatkan kita dijalan yang lebih diridhai-NYA…
Aku mencintaimu KarenaALLAH..
Aku merindukanmu Karena ALLAH..
Aku menunggumu Karena ALLAH..



Di raga manakah kamu bersemayam ?
Dari sini ku menatap jejakmu bagaikan menari dengan angin..
Di antara gemuruh ombak kerinduanku terasa getarku. .
Izinkan bisik hatiku sebagai petunjuk arahmu dengan izin-NYA. .



YA ROBBI. .
Rendamkanlah rinduku dijalan yg terbaik menurut ENGKAU untuk dunia dan akhiratku…
Bila saudara dan teman tak lagi cukup menemani kehidupanku…
Maka hari itu yang aku tunggu..
Penantiku pasti Karena ENGKAU tidak pernah alpa dalam berjanji dalam kalam-MU..

Cinta bertepuk sebelah tangan

Aku berharap pada seseorang yang tlah pergi,
Aku berharap kehadirannya,
Aku berharap kebaikannya,
Aku berharap perhatiannya...

Tapi..

Sering aku menangis karenanya,
Sering aku dikecewakannya,
Sering aku merasa disakiti olehnya...

Lalu…

Apakah dalam kecewa, dalam tangis dan dalam sakit itu ada kebahagiaan yang aku dapatkan?
Apakah dengan kekecewaan ini,
dengan tangis ini,
dengan perasaan sakit hati ini,
dia menjadi mencintaiku?

Mungkin jawabannya TIDAK

Jadi…
Bukankah ini saat yang tepat bagiku tuk pergi?
Bukankah ini saat yang tepat bagiku tuk menjauh?
Setidaknya aku pergi dari rasa kecewa ini…

Ya ini sangat sulit bagiku...
Tanpa kusadari…
Aku telah hanyut dalam harapan,
impian dan angan kosongku sendiri...

Sedikit kata darinya sudah membuat ku merasa diperhatikan
Sedikit senyum darinya sudah membuat aku berpikir dia peduli
Sedikit kabar darinya sudah membuat aku terlena, tak beranjak…

Ya… semua yg sedikit itu saja sudah membuat aku bahagia…

Yg sedikit bahkan semu, sudah membuat aku bertahan..
Untuk sesuatu yang KOSONG,
Untuk sesuatu yang tak pernah dia pikirkan
Untuk sesuatu yang bukan apa-apa untuknya
Dan esok, lusa, nanti ataupun detik yang akan datang…
Aku akan kecewa, menagis dan sakit hati lagi…

Ini saatnya aku melangkah…
Mendaki di terjal kehidupan dan mengalir bagai sungai
Tak kan bertahan untuk harapan yg tak pernah ada…
Tak kan menunggu hembus angin yang lalu…

Aku tak ingin terbangun dalam keadaan remuk

Selagi aku bisa berdiri…
Selagi airmataku belum habis
Selagi hatiku belum bernanah..
Biarlah sakitnya terasa hari ini..
Esok luka itu akan mengering

Biarlah dia menjadi bagian kenanganku
Tapi dia tak lagi menghancurkanku

Bahkan ketika aku pergi
Dia tak pernah menangisiku
Mungkin dia tak menyadarinya
Karena aku bukan yang diharapkannya
Aku bukan yang dipirkannya
Aku bukanlah apa-apa baginya

Biarlah airmata ini menetes sederasnya
Dan biarlah rasa sakit ini menghunjam dalam
Tapi untuk yang TERAKHIR kalinya….

Tuhan tidak menciptakan satu orang didunia ini..
Diluar sana masih banyak yang membutuhkanku..

Diriku kini hanya untuk mereka yang siap menerima cintaku..
Hanya untuk mereka yang lebih menghargai cintaku.

Sabtu, 19 Mei 2012

aku kecewa

Kenapa malam ini
Begitu terasa lebih sunyi
Gelap telah menanti, sepi yang kualami

Pandangan tiba-tiba menjadi hitam kelam
Entah hanya bayang-bayang yang aku pandang
Hanya benang hitam yang kuraba melayang-layang

Hati dan jantungku bergetar
Ketakutan ...
Tubuhku juga begitu ...
Khawatir akan terjadi sesuatu akan cintaku

Cinta yang kuberi dengan kesungguhan
Begitu melemah, sakit tak tertahankan
Apa karena dirimu menyembunyikan sesuatu dariku

Aku percaya akan cintamu yang tulus
menancap erat dalam sanubariku
Enggan lepas
Walau badaipun menghempas

Tetapi aku kecewa
Saat aku tahu, tiba-tiba engkau bersamanya

Engkau tahu, betapa sakit hati ini
Bila yang kau cinta tidak bersama cintamu
Engkau pun pasti mengerti
Bagaimana perihnya rasa jika melihat kekasihmu bersama dengan yang lain

Bukan masalah percaya atau tidak
Aku yakin engkau tetap mencintaiku
menyayangku, mengasihiku ...

Tetapi aku butuh kejujuranmu
Yang dapat menenangkan perasaanku
yang telah berjibaku bersama rasa rinduku kepadamu


Aku tetap tulus mencintaimu
Hingga bayang-bayang enggan lagi bersamaku
Hingga, aku bisa berjumpa kembali bersamamu nanti

Aku kan terus berdoa
Semoga hatimu benar-benar untuk-ku
Setia
Hingga Tuhan mengijinkan kita bersama
Sampai menuju dihadapan-Nya

Minggu, 29 April 2012

PUISI TAUHID (Ya..ALLAH, mengapa aku harus dilahirkan di dunia ini ? )



Ya..ALLAH, mengapa aku harus dilahirkan di dunia ini ?
tapi mengapa Engkau berikan padaku kehidupan yang keras
sehingga aku merasa terhimpit dan tertindih sesak nafasku,
sedih hatiku, berat langkahku untuk mengarungi kehidupan yang kejam ini

ALLAH menjawab :

Hamba_KU sayang, jangan pernah engkau takut menghadapi hidup ini
karena AKU tidak pernah meninggalkanmu walau sedetik jarak antara kau dan
Aku tidak lebih jauh dari pada urat lehermu dan Aku tidak mungkin memberikan
cobaan di luar batas kemampuanmu…

Bukankah sudah pernah KUkatakan padamu:
Aku berlindung kepada ALLAH dari godaan syetan yang terkutuk-
Bukankah Kami telah melapangkan dadamu [Muhammad]…
dan Kami meringankan bebanmu yang berat…yang memberatkan punggungmu…
Dan Kami tinggikan namamu…

Maka sesungguhnya beserta kesukaran ada kemudahan…
sesungguhnya beserta kesukaran ada kemudahan…
Maka apabila engkau telah selesai [dari suatu urusan]
maka kerjakanlah [urusan yang lain] dengan sungguh-sungguh
dan hanya kepada Tuhanmu hendaklah engkau berharap…

kemudian aku menjadi ingat

Ya ALLAH, bahwa sepanjang hidupku aku telah mendzalimi diriku sendiri,
dengan cara melalaikan kewajiban yang Engkau gariskan dan melanggar
larangan yang Engkau tetapkan.…

ku telantarkan diriku dalam keterasingan, ku tak perdulikan setiap nafasku,
tak kuhitung detak jantungku sudahkah ku kenal RABB yang menciptakanku…
aku terbelalak melihat gemerlap dunia……kemudian kukejar ilmu, jabatan dan harta
tanpa ingat mempersiapkan bekal untuk pergi kealam abadi ku kelak,

alam yang pasti aku datangi, ku bertepuk dada pada sukses hidupku,
jabatan, harta serta anak istriku/suamiku, padahal semua itu hanya sekedar titipan belaka,
tidak ku untai talikasih terpaut kerinduan dengan sahabat terdekatku…
akankah aku merindu atau aku berteriak karena kekufuranku akan nikmat_MU…

Allah menjawab…

Bukankah telah KU turunkan pintu Tauhiid?

ALLAH pun Berfirman…
Katakanlah, jika kamu [benar-benar] mencintai ALLAH, maka ikutilah aku,
niscaya ALLAH mengasihi kamu dan mengampuni dosa-dosamu,
ALLAH Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [Ali Imron:31]

Kemudian ALLAH SWT menambahkan…

Bukankah telah KU turunkan Al-Qur’an Al-Karim sebagai pedoman hidupmu…
bukankah telah KU berikan contoh bagi hidupmu yaitu Rasul dan Nabi_KU…
telah KU ciptakan langit dan bumi beserta seluruh isinya bagimu…
telah Ku tebarkan Nur Illahi Ku keseluruh penjuru…
Rahmat dan Hidayah senantiasa KUtiupkan hingga rahmatan lil ‘alamiin…

maka nikmat Allah manakah yang kamu dustakan?

…isi hatiku kembali bertutur…

Rabb…ku akui sesungguhnya kelalaian dan kelemahanku
adalah benar tetapi aku khilaf…
Ya Rabb…terlalu…terlalu banyak kekhilafanku…malu aku kepada_MU …

ALLAH kembali menjawab…

Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan
selain ALLAH. Mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai ALLAH.
Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada ALLAH.
Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zhalim itu mengetahui
ketika mereka melihat siksa [pada hari kiamat]. Bahwa kekuatan itu kepunyaan
ALLAH semuanya, dan bahwa ALLAH sangat berat siksaan_NYA [niscaya mereka menyesal] [Al-Baqarah:165]

…Kemudian isi hatiku bermunajat…

Duhai Rabb Yang menggenggam setiap karunia…
Karuniakanlah kepada kami kenikmatan bermunajat kepada_MU…
hidup dan matiku keserahkan sepenuhnya pada_MU…
Do’aku kini senantiasa dalam Ijabah_MU…

Duhai Rabb Yang Maha Menatap setiap lubukhati hamba-hamba_MU…
Karuniakan kepada kami hati ikhlas dan bersih
dari setiap noktah hitam yang melekat…taburkan kepada kami cahaya
Ilmu dan Ridho_MU…

Duhai Rabb Yang Maha Menyaksikan
sekecil apapun setiap ‘aib yang kami rahasiakan…
Kami sadar mata yang KAU titipkan adalah hanya untuk menyaksikan setiap kebesaran_MU…

lidah yang KAU titipkan adalah lidah yang harus basah berdzikir menyebut asma_MU…
telinga yang KAU titipkan adalah hanya untuk mendengarkan setiap adzan dan
ayat suci_MU yang dikumandangkan…

kaki yang KAU ciptakan adalah hanya untuk melangkah menuju masjid dan kiblat_MU……
Pantaskah hamba menuju syurga_MU…padahal amanah_MU belum hamba lakukan…
karena kedha’ifanku…

Pengikut

Mengenai Saya

Foto saya
Jakarta Timur, DKI Jakarta, Indonesia
Pink Wing Pointer