Kamis, 29 Maret 2012

*""*kepadamu yang akan mendampingiku kelak*""*


padamu bakal imamku ketahuilah
aku tak sesabar fatimah,adakalanya kau akan menemukanku begitu marah...menangis....dan tak terkontrol,bukan karena aku membangkang padamu,tapu aju hanya wanita biasa,aku juga butuh tempat untuk mencurahkan beban dihatiku,tempat untuk melepaskan penatku dan mungkin saat itu aku akan menemukanmu..... dalam keadaan sibuk dengan pekerjaanmu dan aktivitasmu ...maka bersabarlah
yang kubutuhkan hanya pelukan dan belaian karena bagiku kau adalah titisan embun yang mampu memadamkan segala resahku ^__^

Sabtu, 24 Maret 2012

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku

Sebenarnya surat ini ingin kukirimkan kepadamu wahai engkau yang mampu melumpuhkan hatiku. Surat ini ingin kuselipkan dalam satu kehidupanmu, namun aku hanya wanita yang tak memiliki keberanian dalam mengungkapkan semua percikan-percikan rasa yang terjadi dalam hatiku. Aku hanya dia yang engkau anggap tidak lebih, aku hanya merasa seperti itu.

Assalamu’alaikum wahai engkau yang melumpuhkan hatiku

Seperti yang engkau tahu, aku selalu berusaha menjauh darimu, aku selalu berusaha tidak acuh padamu. Saat di depanmu, aku ingin tetap berlaku dengan normal walau perlu usaha untuk mencapainya.

Takukah engkau wahai yang mampu melumpuhkan hatiku? Entah mengapa aku dengan mudah berkata “cinta” kepada mereka yang tak kucintai namun kepadamu, lisan ini seolah terkunci. Dan aku merasa beruntung untuk tidak pernah berkata bahwa aku mencintaimu, walau aku teramat sakit saat mengetahui bahwa aku bukanlah mereka yang engkau cintai walaupun itu hanya sebagian dari prasangkaku. Jika boleh aku beralasan, mungkin aku cuma takut engkau akan menjadi “illah” bagiku, karena itu aku mencoba untuk mengurung rasa itu jauh ke dalam, mendorong lagi, dan lagi hingga yang terjadi adalah tolakan-tolakan dan lonjakan yang membuatku semakin tidak mengerti.

Sakit hatiku memang saat prasangkaku berbicara bahwa engkau mencintai dia dan tak ada aku dalam kamus cintamu, sakit memang, sakit terasa dan begitu amat perih. Namun 1000 kali rasa itu lebih baik saat aku mengerti bahwa senyummu adalah sesuatu yang berarti bagiku. Ketentramanmu adalah buah cinta yang amat teramat mendekap hatiku, dan aku mengerti bahwa aku harus mengalah.

Wahai engkau yang melumpuhkan hatiku, andai aku boleh berdoa kepada Tuhan, mungkin aku ingin meminta agar Dia membalikkan sang waktu agar aku mampu mengedit saat-saat pertemuan itu hingga tak ada tatapan pertama itu yang membuat hati ini terus mengingatmu. Jarang aku memandang lelaki, namun satu pandangan saja mampu meluluhkan bahkan melumpuhkan hati ini. Andai aku buta, tentu itu lebih baik daripada harus kembali lumpuh seperti ini.

Banyak lembaran buku yang telah kutelusuri, banyak teman yang telah kumintai pendapat. Sebagian mendorongku untuk mengakhiri segala prasangku tentangmu tentang dia karena sebahagian prasangka adalah suatu kesalahan,mereka memintaku untuk membuka tabir lisan ini juga untuk menutup semua rasa prasangmu terhadapku. Namun di titik yang lain ada dorongan yang begitu kuat untuk tetap menahan rasa yang terlalu awal yang telah tertancap dihati ini dan membukanya saat waktu yang indah yang telah ditentukan itu (andai itu bukan suatu mimpi).

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku,  Masih banyak sisi lain hidup ini yang harus ku kelola dan kutata kembali. Juga kamu wahai yang telah melumpuhkan hatiku, kamu yang dengan halus menolak diriku menurut prasangkaku dengan alasan belum saatnya memikirkan itu. Sungguh aku tidak ingin menanggung beban ini yang akan berujung ke sebuah kefatalan kelak jika hati ini tak mampu kutata, juga aku tidak ingin BERPACARAN denganmu.

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, mungkin saat ini hatiku milikmu, namun tak akan kuberikan setitik pun saat-saat ini karena aku telah bertekad dalam diriku bahwa saat-saat indahku hanya akan kuberikan kepada IMAM-ku. Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, tolong bantu aku untuk meraih Imam-ku bila dia bukanmu.

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, tahukah kamu betapa saat-saat inilah yang paling kutakutkan dalam diriku, jika saja Dia tidak menganugerahi aku dengan setitik rasa malu, tentu aku akan berterus terang kepadamu bahwa aku mencintaimu
Andai rasa malu itu tidak pernah ada, tentu aku tidak berusaha menjauhimu. Kadang aku bingung, apakah penjauhan ini merupakan jalan yang terbaik yang berarti harus mengorbankan ukhuwah diantara kita atau harus mengorbankan iman dan maluku hanya demi hal yang tampak sepele yang demikian itu.

Aku yang tidak mengerti diriku…

Namun wahai yang telah melumpuhkan hatiku, kadang aku berpikir semua pasti berlalu dan aku merasa saat-saat ini pun akan segera berlalu, tetapi ada ketakutan dalam diriku bila aku melupakanmu. .. aku takut tak akan pernah lagi menemukan dirimu dalam diri mereka-mereka yang lain.

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, mintalah kepada Tuhan-mu, Tuhan-ku, dan Tuhan semua manusia akhir yang terbaik terhadap kisah kita. Memintalah kepada-Nya agar iman yang tipis ini mampu bertahan, memintalah kepada-Nya agar tetap menetapkan malu ini pada tempatnya.
Wahai engkau yang sekarang kucintai, semoga hal yang terjadi ini bukanlah sebuah DOSA.

Munajatku


Yaa Rabbi...
Aku berdo'a untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku
Seseorang yang sungguh mencintaiMu lebih dari segala sesuatu
Seorang pria yang akan meletakkan pada posisi ketiga dihatinya setelah Engkau
Seorang pria yang hidupnya bukan untuk dirinya sendirinya tetapi untukMu

Wajah tampan dan daya tarik fisik tidaklah penting
Yang penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau dan berusaha menjadikan sifat-sifatMu ada pada dirinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidupnya tidaklah sia-sia
Seseorang pria yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormatiku
Seseorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi juga dapat menasehati ketika aku berbuat salah

Seseorang yang mencintaiku bukan karena kecantikan aku tetapi karena hatiku
Seseorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang yang dapat membuatku merasa sebagai wanita ketika aku disisnya

Yaa Rabbi...
Aku tidak meminta seseorang yang sempurna namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna,sehingga aku dapat membuatnya sempurna dimataMu
Seseorang pria yang membutuhkan dukungannku sebagai peneguhnya
Seorang oria yang membutuhkan do'aku untuk kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna

Yaa Rabbi...
Aku juga meminta ,Buatlah aku menjadi wanita yang dpat mencintainya dengan sekedar cintaku
Berikan sifat yang lembut sehingga kecantikan datang dariMu
Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu mampu berdo'a untukny
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku selalu mampu berdo'a untukny
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana ,mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk dirinya setiap pagi
Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu,aku berharap kami berdua dapat mengatakan

''Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna .''

Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat
Dan Engkau akan membuat segala sesuatu indah pada waktu yang telah Engkau tentukan.

Rabu, 21 Maret 2012

Untukmu Yang akan menjadi Imamku..



Ajari aku cinta untuk bersabar..
Untuk menemukan Imam yang benar..
Untuk menjaga segala kemuslimahanmu..
Mengangkat derajat keimananku..
Serta membawaku dalam Indahnya agama Allah..

Ajari aku cinta untuk bertahan..
Pada kebaikan..
Pada keistiqomahan..
Pada Indahnya sendiri tanpa sentuhan haram..
Pada keindahan Cinta yang selalu terpendam..

Ajari aku cinta..
Seperti Para makhluk tuhan yang selalu berdzikir..
Seperti Hamba-hamba Tuhan yang selalu berfikir..
Di jauhkan dari manusia-manisa kafir..
Dan selalu ada dalam kerendahan hati tanpa kikir..

Ajari aku Cinta..
Aku ingin memilikimu karena TuhanMu, Allah..
Aku ingin menjadi pendampingmu karena Ajaran TuhanMu, Allah..
Aku ingin mencintai dan melengkapai kehidupanku juga hanya ada di jalan TuhanMu, Allah..
Demi Cintaku padamu, Karena Allah..
Hanya Karena TuhanMu, Allah..
Jadilah Imamku yang sempurna..
Yang selalu mencari cinta di jalan TuhanMu, Allah..
Untukmu Yang akan menjadi Imamku..

Cintamu dapat merangkulmu dalam ketulusan ibadah kepadaNYA


Ketika cinta datang dalam hatimu engkau dapat tersenyum meski hatimu terluka,Bahkan engkau menangis meski hatimu bahagia, Engkau menjadi terlena dalam merdunya nyanyian cinta, Karena engkau yakin cinta ada dalam hatimu.

Ketika pena cinta melukis dalam hatimu,Ia mampu memainkan warna diatas kanvas bahagia dan sedih, Melukisnya dengan sakit hati, cemburu,iri dan rindu,Namun hatimu tetap mengharapkannya,Itulah warna-warni indahnya lukisan cinta.

Ketika cinta telah datang dalam hatimu, Ia mampu memerahkan hati dan membutakan matamu, Menutup mata hatimu, membawamu melayang sesaat di dunia, Dan engkau tidak beranjak dipeluk merdunya angin bahagia semu, Melukis di kanvas kemewahan duniawi, mengejar kesuksesan hampa, Menguasai sisi gelap mata hatimu dengan kemegahannya, Itulah cinta karena manusia yang dibutakan nafsu materi.

Dari mana sesungguhnya datangnya cinta ?

Cinta adalah pesan agung Allah pada umat manusia, Ditulis-Nya ketika mencipta makhluk-makhluk-NYA di atas Arsy, Membawa ketulusan hati mengalahkan amarah, Meredam benci, mengubur iri dan dengki, Menuju kepatuhan dan pengabdian kepada Allah dan RasulNYA.

Saat pena cinta Illahi telah melukis hatimu, Satu jam mengagungkan asma-Nya, serasa satu menit saja, Setiap hentakan nafasmu adalah memuliakan nama-Nya, Cahaya cintaNya menjadi lentera bagi mata hatimu, Membawa ketundukan dan pengabdian tulus kepadaNYA, Menelusuri dan meneladani jalan para Rasul-NYA.

Namun saat api cinta Illahi dipadamkan oleh dorongan ego dan nafsumu, Alirannya memekatkan darahmu, membutakan mata hatimu dari kebenaran, Membawamu pada jalan kesesatan dan kerendahan.

Belajarlah cinta Illahi yang telah diajarkan Allah,Melalui alam semesta dengan kepatuhannya,Melalui thawafnya gugusan bintang, bulan dan matahari pada orbitnya, Yang tak pernah sedetikpun mau bergeser dari poros ketundukannya, Membawa keharmonisan yang berujung pada keabadian.

Belajarlah cinta Illahi yang telah diajarkan Allah, Karena disaat engkau merasakan agungnya cinta Illahi dalam dirimu, Engkau dapat mengubur perasaan iri,dengki dan amarah dalam dirimu, Menggantinya dengan perasaan empati bagi sesamamu,Mengalirkannya melalui kebaikan demi kebaikan bagi sesamamu.

Cintamu dapat merangkulmu dalam ketulusan ibadah kepadaNYA, Menjadi media amaliyah dalam ketundukan tulus pengabdian kepadaNYA,Menjadi penuntun kepatuhan pada ajaran para Rasul-Nya,Mewarnai kedamaian,kebahagiaan dan kekayaan jiwamu.

Belajarlah cinta yang telah diajarkan Allah, Karena Allah adalah kekasihmu yang abadi, DenganNya engkau akan merasakan kedamaian hati, Dengan cintaNYA engkau akan merasakan kebahagiaan sejati.

Belajarlah mencintai Allah setulusnya, maka Allahpun akan mencintaimu, Belajarlah hanya mengarahkan hatimu kepadaNya, maka Allahpun akan membimbingmu, Karena Allah adalah sumber cinta yang agung dan abadi, Itulah cinta tertinggi menuju kebahagiaan hakiki.

Pengikut

Mengenai Saya

Foto saya
Jakarta Timur, DKI Jakarta, Indonesia
Pink Wing Pointer